Pekikkan Kemerdekaan, GP. Ansor Bersama Pemerintah Desa Pegiringan Gelar Karnaval Kemerdekaan

72 tahun yang lalu, tepatnya 17 agustus 1945 Bangsa Indonesia telah menyatakan kemerdekaannya yang dimulai dari Proklamasi dan di lanjutkan dengan perjuangan para pejuang Bangsa Indonesia hingga kini. Nikmat ini patutlah kita syukuri. Hari ini 17 Agustus 2017 Pimpinan Ranting GP Ansor beriring searah dengan PemerintahDesa Pegiringan bersama mengisi Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia ke 72 dengan menggelar  kegiatan Karnaval Budaya yang bernuansa kemerdekaan.

Melibatkan berbagai elemen masyarakat di seluruh wilayah desa Pegiringan dan juga di sambut baik oleh segenap Lembaga lembaga pendidikan Baik Formal Maupun Nonformal PAUD,TK,SD/MI, MTs dan l embaga kemasyarakatan lain yang bersama sama dengan penuh semangat turun kejalan membawa atribut kemerdekaan baik bendera maupun berbagai kreasi budaya yg bertajuk kemerdekaan pula.

Karnaval budaya ikuti lebih dari 1500 peserta baik anak-anak, rema ja maupun dewasa dan di kawal oleh 30 Personil dari Satkorkel Banser Pegiringan.

GP Ansor Ranting pegiringan menyadari betul betapa pentingnya kebersamaan dal mengusung prinsip kenegaaraan bersama “NKRI Harga Mati” dan ini akan  terwujud dengan keharmonisan, kekompakan dan kebersamaan dalam perbedaan baik bersama pemerintah dan masyarakat.

Sebagaimana disampaikan Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor dalam pidalo saat Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Ke 72 Tahun 2017 “Kemerdekaan Indonesia adalah buah dari persatuan, perjuangan seluruh rakyat Indonesia, dari berbagai latar belakang suku, agama dan daerah. Ketika kita terpecah belah, berjuang sendiri-sendiri, kita mudah dijajah. Ketika kita bersatu, berjuang bersama-sama, kita merdeka. Oleh karenanya, benar apa yang telah diingatkan Kyai kita, KH. Wahab Hasbullah, “Tidak Ada Senjata Yang Lebih Tajam dan Lebih Sempurna Lagi Selain Persatuan”. “Kemajemukan bangsa ini adalah kenyataan. Perbedaan di antara kita semua adalah sunnatullah. Tugas kita sebagai hamba Allah dan kader bangsa adalah mencari persamaan-persamaan dan titik temu agar bisa bekerja sama menghadapi tantangan masa depan dan mampu mewujudkan cita-cita kemerdekaan”lanjut beliau.

bila para pejuang kemerdekaan telah berkorban dengan jerih payah darah bahkan nyawa, maka perjuangan kita saat ini adalah mengisi kemerdekaan dengan selalu menjaga kebersamaan dalam perbedaan. perjuangan bukan hanya mengangkat senjata tapi menjaga tradisi dan budaya bangsa dengan semangat gotong royong juga perjuangan” demikian disampaikan Slamet Riyadi Ketua Ranting GP Ansor Pegiringan yang juga Ketua Panitia PHBN Desa Pegiringan. Dia berharap agar GP Ansor dan Banser di setiap tingkatannya bisa membaur dengan semua elemen masyarakat dan pemerintah demi cita cita bersama menjaga keutuhan Bhineka tunggal Ika.

#admin

Share kabar ini :

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentLuv badge